Syahrul Aidi Ingatkan Menteri PUPR Perihal Penggunaan Karet Sebagai Komponen Pembuatan Jalan

Jakarta – Rapat perdana antara Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Komisi V dimanfaatkan juga oleh Syahrul Aidi, Anggota DPR RI Dapil Riau 2 untuk mengingatkan kementrian soal penyelamatan petani karet.

Rapat perdana yang dilaksanakan pada Selasa (13/11/2019) itu dihadiri oleh Menteri PUPR lengkap dengan jajarannya beserta seluruh anggota Komisi V.

Syahrul Aidi dalam paparannya mengingatkan janji Presiden Jokowi kepada petani karet, bahwa pemerintah akan menjadikan bahan baku karet sebagai komponen pembuatan aspal/jalan. Hal itu disebabkan hingga kini harga karet sangat rendah dalam beberapa tahun terakhir.

“Perlu kita ingatkan pak menteri bahwa banyak masyarakat sekarang ini yang menebang pohon karet. Harganya sangat rendah sekali. Tidak sampai setengah kilo beras. Oleh karena itu saya ingin bertanya pada saat ini, sejauh mana kebutuhan untuk jalan dari bahan baku karet ini. Sehingga, informasi ini dapat saya sampaikan kepada masyarakat petani karet,” ungkap Syahrul dalam rapat tersebut.

Syahrul Aidi merasa bahwa petani karet saat ini sangat menderita karena harga yang terus rendah. Langkah pemerintah untuk menjadikan karet sebagai komponen aspal cukup diapresiasinya. Namun semua itu harus terukur, jelas dan ditingkatkan.

Menteri PUPR, sebagaimana dikutip dari Syahrul Aidi, menyatakan pemerintah terus berkomitmen menyelamatkan petani karet. Pemerintah terus mengupayakan peningkatan pemakaian karet sebagai komponen pembuatan jalan. Namun begitu katanya, memang pada tahap ini masih kecil volumenya. ***

Baca Juga

Sofyan Siroj: Pembayaran Pajak Air Permukaan PLN UP PLTA Koto Panjang akan terus Kita Pantau

PLN PLTA Koto Panjang selama ini rutin dan tepat waktu dalam melakukan pembayaran Pajak Air …