SELAMAT HARI ASI, SELAMAT PADA IBU MENYUSUI

Kep. Meranti, Riau – Menyusui bukan sekedar menempelkan susu ibu ke mulut bayi, atau mentransfer ASI ke dalam mulut sampai ke lambung bayi. Lebih dari itu menyusui adalah melekatkan jiwa dan kasih sayang antara ibu dan anak. Proses ini tidak bisa diwakilkan dengan alat apapun, karena bukan sekedar bayi kenyang belaka tapi rasa nyaman, tenang dan terlindungi melalui tatapan ibunya, usapan kepala dan dekapan hangat sang ibu pada buah hatinya.

Kontak batin ini akan mempengaruhi jiwa orangtua pada anak sehingga do’a-do’a diijabah dan tercermin pada tingkah laku dan karakter anak. Hendaknya ini harus disadari oleh semua orangtua, semua pihak terutama para pemilik perusahaan dan instansi pemerintahan yang mempunyai tenaga pekerja para ibu. Supaya memberikan waktu khusus di jam kerja untuk menyusui, punya ruang khusus menyusui di tempat kerja bagi para ibu menyusui.

Partai Keadilan Sejahtera adalah partai yang sangat memperhatikan bab menyusui ini. Ketahanan keluarga akan terbentuk dari ranah hubungan harmonis antara ibu dan anak-anaknya, karena ibu juga sekolah pertama bagi anak-anak sehingga anak tidak boleh dijauhkan dari sekolah sebenarnya. PKS melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS berupaya memenuhi kebutuhan ummat akan keharmonisan ini. Sehingga diharapkan peran serta aleg perempuan PKS ke depannya punya program untuk ini.

Beberapa hal yang dihindari ibu pada saat menyusui bayi adalah:
# main gadget dan berbicara serius kepada orang lain. Sejatinya saat menyusui adalah jatah waktu bayi yang harus ditunaikan ibunya.

#emosi dan dalam kondisi menahan marah. Menahan marah saja tidak boleh, apalagi marah-marah karena hormon Asi berproduksi akan berpengaruh jadi sedikit.

#dalam keadaan lapar sekali. Makanan halal dan thayyib adalah hak ibu yang harus diberikan asupannya tidak boleh kurang.

#menjaga ibadah sunnah. Dalam keadaam berwudhu dan dzkir lebih diutamakan menyusui.

Begitu perjuangan ibu yang menyusui yang mengkhususkan waktu dan fisiknya untuk anak-anak, karena mereka tahu di sana ada asset terbesar ummat dari keshalehan yang tersimpan dalam jiwa anandanya. Selamat kepada para ibu menyusui. Semoga Allah membalas jerih payah di dunia dengan pahala tak terhingga di akhirat.

Aamiin.

Setiyati
Ketua BK DPD PKS Kepulauan Meranti

Baca Juga

GENERASI MILLENIAL VS GENERASI MANUAL

Oleh: Abdul Rauf, A.Md (Ketua DPD PKS Kepulauan Meranti) Tak dapat dielakan lagi, hari ini …